27 September 2008

Puasa Menyehatkan dan Berefek Positif

Puasa memang tidak patut disalahkan karena puasa mendidik manusia sungguh-sungguh dalam bekerja. Buktinya, umat Islam memenangkan perang badar saat ibadah puasa Ramadan.
Puasa bukan monopoli umat Islam. Orang Jawa dan tradisi Hindu/Buda mengenal puasa yang di sebut smedi atau tapa mutih (hanya makan nasi dan tanpa garam 7 ahari berturut-turut), tapa ngerowot (hanya makan sayuran selama 7 hari 7 malam) dan tapa geni (pantang makan yang dimasak dengan api selama semalam). Intinya kira-kira membebaskan dari ketergantungan jasmani dan emosional. Serta dapat mengarhkan perhatian kepada sesama manusia dan lebih mendekatkan pada tuhan. Sementara dari aspek gizi, puasa setidaknya mengurangi makanan tiga kali dalam sehari menjadi dua kali. Menurut ahli gizi dan para ilmuwan kedokteran. Tubuh manusia dapat bertahan tanpa makan selama satu minggu, asalkan tetap minum. Tubuh akan mengambil cadangan karbohidrat yang disimpan dalam otot, glikogen hati dan lemak. Cadangan energi pertama diambil adalah energi glikogen yang akan menggantikannya. Jika gula darah turun maka glikogen yang akan menghentikannya. Jika tidak mencukupi juga masih ada protein dan cadangan lemak lebih dari cukup untuk puasa selama 12 jam.
Dilihat dari sudut pandang Islam dan Ilmu kedokteran telah membuktikan bahwa puasa berdampak positif. Begitu juga para politikus ikut berpartisipasi memberikan efek positif, salah satunya adalah silaturahmi dan diskusi yang diselenggarakan oleh kaukus. Dengan menghadirkan tokoh muda yaitu Yuddy Chrisnandi sebagai anggota komisi I DPR RI partai Golkar yang di selengarakan di kafe Graha Insun Medal (GIM) Sumedang kamis (11/09) yang dimulai pada pukul 11.30 siang. Setelah kunjungannya dari Cirebon beliau terlihat segar dan semangat waktu memasuki ruangan yang disambut para mahasiswa dan calon legislatif muda seperti Arif Rangga dari partai golkar yang tidak setuju terhadap Yuddy mengundurkan diri sebagai calon.
Dalam diskusinya seorang politikus sekaligus sebagai dosen universitas Indonesia pada program paska sarjana ilmu politik ini mengatakan bahwa “perubahan akan datang” ia pun diserang berbagai pertanyaan. “ini merupakan kesempatan yang sangat jaranguntuk menyampaikan aspirasi” tutur acep salah satu aktifis kampus sebagai ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Sumedang (FKMS).

19 Agustus 2008

Upacara Penuh Pengorbanan

Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan suatu momon yang perlu kita syukuri dan renungkan sebagai penghormatan kepada pahlawan yang telah gugur menumpah darahnya untuk kemerdekaan. Sebagai generasi penerus bangsa rasa syukur dan tafakur terhadap kemerdekaan Indonesia pada saat ini mewujudkan rasa syukur itu dengan mengadakan kegiatan yang menumbuhkan rasa nasionalisme, kebersamaan dan kekeluargaan. Tentunya kegiatannya yang bersifat positif.
Tampomas yang terletak sebelah utara kota Sumedang merupakan tempat yang strategis dengan ketinggian 1.640 dari permukaan laut rumah-rumah kecil terlihat padat mengisi kota Sumedang menghiasinya. Kita dapat mendaki gunung itu dengan waktu perjalanan 4 jam dengan membawa cukup air 2 liter, sleeping bag, tenda, serta perbekalan makanan ringan atau bahan untuk nasi liwet untuk mengisi perut dipuncak. Jangan lupa bawa nasi timbel, karena kalau kita sampai puncak enaknya langsung makan dari pada masak liwet.
Dari berbagai organisasi pecinta alam yang berada di Sumedang maupun luar memilih dipuncak dari pada di kota untuk malam 17 agustus. Kota Sumedang terlihat indah dimalam hari yang dihiasi oleh lampu. Untungnya bulan ini musim kemarau, Harapan para pecinta alam terkabul untuk melihat lampu-lampu kota dimalam hut RI yang dimeriahkan paway lampion. Angin yang kencang tak menjadi halangan bagi para pecinta alam untuk berdiri melihat obor-obor yang bergerak di Puncak Gunung Tampomas, malah mereka ini merupakan momen yang jarang dan merindukan.
Setelah melewati malam yang indah, Sebagai tanda cinta tanah air 34 orang pecinta alam menggelar upacara bendera yang dipimpin oleh Ruslan salah satu anggota Caboa. Lagu 17 Agustus 45 dan Indonesia raya dinyanyikan bersama-sama di ikuti doa dan akhir pembubaran upacara dengan semangat para pecinta mengucapkan MERDEKA!! Gunung tampoas juga terdapat makam Eyang Prabu Siliwangi konon puncak gunung tampomas sebagai petapaan beliau. Sebagian pecinta alam melakukan ziarah mendoakan pahlawan sebagai simbolis di makam Eyang Prabu Siliwangi dan bersyukur atas kemerdekaan Indonesia. Setelah melakukan ziarah operasi semut dilakukan dan membakar bersama-sama setelah itu kembali pulang

Membangun Bersama Ketinggian

Sebagai diketahui, olahraga panjat tebing yang popular dikalangan remaja sebagai olahraga panjat dinding pada akhir-akhir ini menjadi sangat populer dan diminati oleh para remaja generasi muda kita. Semakin seringnya kejuaraan sejenis, baik yang dilakukan dilakukan di sekolah sebagai ektrakulikuler maupun mahasiswa pecinta alam sebagai salah satu kegiatan intregasi antar pelajar, mahasiswa dan remaja umum. Olah raga panjat dinding menjadi ternd yang digemari dan dijadikan olehraga tantangan bagi para generasi muda.
Disamping itu olahraga yang berorientasi pada kepuasan pribadi yang positif. Oleh raga ini menjadi rehabilitas bagi pecandu narkoba, panjat dinding memiliki candu yang dapat menggantikan narkoba. Tapi sayangnya candu positif ini tidak mudah didapat karena ada beberapa fase yang harus dilewatkan. Olahraga panjat tebing memiliki seperangkat nilai positif yang dapat mengembangkan setiap individu bagi pelakukannya. Salah satunya menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri, karena pada saat pemanjatan dituntut untuk memecahkan masalah dan bagai mana rasa takut itu menjadi kekuatan untuk menambah ketinggian. Nilai positif itu yang perlu kita kembangkan terus pada generasi muda kita. Antara lain membentuk watak dan karakter, mengokohkan kepribadian, memupuk jiwa sportif, sederhana, patriotis dan penuh semangat juang, serta merupakan penyaluran bakat dan prestasi.
Dibanding dengan olahraga lainnya, panjat tebing termasuk sangat khas. Untuk melakukan olehraga ini tidak hanya mengandalkan fisik dan mental yang sempurna, namun juga perlu peralatan yang memadai untuk tetap menjamin keselamatan memanjat. Jadi tidak terlalu berlebihan apabila pemerintah ikut serta megadakan fasilitas yang komplit dan ridak hanya satu tempat saja di Sumedang.
FPTI merupakan wadah para pemanjat yang mengembangkan para atlit-atlit. Berupaya mengadakan fasilitas yang memadai dalam membentuk para atlitnya untuk meraih prestasi. Upaya pengembangan para atlit, FPTI khususnya Cab. Sumedang menyediakan fasilitas berupa papan panjat yang sudah direnofasi sejak tahun 2007 lalu itupun menjadi penyemangat bagi para atlit daerah Sumedang. Selain itu FPTI Cab. Sumedang menyediakan jalur pemajatan di gunung kacapi yang terletak disebelah utara kota Sumedang sebagai pencetusnya adalah Bey Abdurahman selaku devisi ekpedisi FPTI Cab. Sumedang yang dibantu oleh Skygers dan club-club dibawah binaanya. Porprov yang telah dilaksanakan juni 2006 atlit FPTI Cab. Sumedang yang di manger oleh Teuteung memberikan sumbangsih mendali kepada Sumedang yaitu 2 perak 1 perunggu adalah perwujudan nyata bahwa panjat dinding ikut berfartisifasi dalam mengharumkan Sumedang. Itupun terjadi berkat dorongan dan memberikan motivasi dari seluruh anggota FPTI Cab. Sumedang serta pemerintah tentunya.
Upaya yang dilakukan para pengurus FPTI Cab. Sumedang untuk mengukur kemampuan atlit Sirkuit digelar setelah jumatan (16/08) di pelataran parker graham insun medal (GIM) Sumedang yang berjenis Fun climbing tetapi kemasan kejuaraan tetap mengacu kepada mental persaingan untuk para atlit, dengan biaya gratis selain itu hadiah pun cukup menarik para atlit. Peserta sirkuit diikuti dari berbagai club maupun sekolah-sekolah di Sumedang kota. Yogi sebagai ketua pelaksana mengungkapkan “Tujuan diselenggarakannya sirkuit panjat dinding ini sebagai ajang pemanasan untuk menghadapi sirkuit yang melibatkan para atlit porprov kemarin, selain itu merespon para calon atlit baru untuk dapat mengetahui kompetisi dan yang paling utama mensosialisasikan keberadaan panjat tebing” tuturnya.
Selain olahraga panjat tebing Cabor lainpun ikut berfartisifasi dalam mengharumkan Kabupaten Sumedang seperti catur, Sepak takraw, Sepatu roda dan spedah yang salah seorang yang meninggal di karawang waktu pelaksanaan porprov 2006. Merupakan sebuah perjuangan dari seorang atlit yang rela dan memaksakan untuk membesarkan Sumedang. Poleng (21) nama samarannya diakui sebagai pahlawan dan dijadikan sejarah dalam persepedahan Sumedang. Jiwa patriot dan idialis yang mendasari dia tidak memperdulikan kondisi tubuhnya. Begitu juga Agung atlit sepatu roda sebelum pemberangkatan porprov dia mengangalami cedera tetapi dia berhasil mengharumkan Sumedang dengan merebut mendali emas, dan banyak lagi para pahlawan olah raga. Untuk itu tidak terlalu berlebihan apabila didukung dengan sarana yang memadai untuk meraih prestasi untuk sumedang yang membanggakan. Konsep tidak akan bisa mendukung kalau saja materi seadanya.

15 Agustus 2008

FPTI Pencab. Sumedang mengadakan sirkuit

Pencab. Sumedang menadakan sirkuit panjat dinding yang dilaksanakan pada tanggal jumat (15/08) di pelataran parkir gim. di ikuti oleh berbagai sekolah yang berada di sumedang. " ini merupakan ajang pemanasan untuk menghadapi sirkuit jabar dan merupakan pencarian potensi-potensi calon para atlit sekaligus mensosialisasikan olehraga panjat dinding kepada masyarakat" tutur yogi selaku ketua pelaksana.
menghadapi porprov yang direncanakan tahun 2010 yang tadinya akan dilaksanakan tahun 2009 akan tetapi ada halangan pemilihan presiden, untuk porprov terpaksan untuk jabar di undur satu tahun. kab. Bandung menyatakan siap menjadi tuan rumah porprov 2010 mendatang karena koni jabar memlemparkan untuk stiap daerah yang siap dipersilahkan untuk menjadi tuan rumah.

13 Agustus 2008

hari ulang tahun kemerdekaan

Kemerdekaan republik Indonesia merupakan suatu momen yang perlu disyukuri dan kita renungkan sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur menumpahkan darahnya untuk untuk meraih kemerdekaan. generasi penerus bangsa tentunya perlu bertafakur agar kemerdekaan ini di isi dengan berbagai kegiatan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, kebersamaan dan kekeluargaan. salah satu wujud nyata, Komunitas Mahasiswa Pelajar Peduli Aspirasi Rakyat (KOMPPAK) turut memeriahkan HUT RI ke-63. Kegiatan diketuai oleh M.Masruri dimana kegiatan itu di ikuti oleh mahasiswa dan pelajar dibawah bimbingan H. Endang Sukandar, dosen beserta guru juga ikut berpartisifasi dalam kegiatan tersebut. adapun kegiatan yang diperlobakan yaitu voly, tenis meja, futsal dan mojang jajakan sebagai penutup kegiatan pada tanggal 17 agustus 08.

10 Agustus 2008

45 Km di samping jalan tol

para pekerja tol yang menamakan dirinya Jasmapala (jasa marga pecinta alam) menggelar lomba lintas alam nasional yang di ikuti oleh 43 grup dilaksanakan pada hari sabtu sampai minggu (09-10/08) acara lintas alam ini diadakan sebagai memperingati hari kemerdekaan dan kesadaran lingkungan. star peserta dilakukan di gerbang tol jati luhur purwokerto pada jam 09.00 WIB dengan jawrak tempuh sekitar 45 lebih karena trek Lintas alam ini tidak sama denan jarak jalan tol karena treknya merupakan perbukitan dan sungai
pemenang pertama yaitu IPDN dan kedua adalah dari cilenyi dan ketiga lupa lagi. maklum saya juga ikutan. uh panasnya minta ampun seperti di gurun pasir. mungkin itu maksud jasmapala untuk membuat perlombaan lomba lintas alam ini.

06 Agustus 2008

Populasi

Dunia ini telah banyak populasi manusia yang menyingkirkan hewan dan tumbuhan. Dimana manusia yang tidak seimbang antara angka kematian dan angka kelahiran sehingga hutan menjadi desa dan desa menjadi sebuah kota. Dari setiap hal pastinya ada dampak negatif dan positifnya apapun itu bentuknya, ada yang membenarkan dan ada yang menyalahkan tetantang populasi pada saat ini.
Pernahkah mendengar tentang program KB? tentunya ini bukan hal asing bagi orang yang sudah menikah. Program pemerintah yang bertujuan untuk mencipkan negara yang sederhana dan sejahtera. Program ini masih belum berjalan secara maksimal karena ada sebagian masyarakat menganggap bahwa banyak anak banyak rejeki, tetapi Indonesia pada saat ini dengan kurang lebih hampir 100 jiwa lahir setiap bulannya tapi harapan dengan banyak anak banyak rejeki belum terwujudkan pada saat ini. apa yang kurang? Padahal setiap manusia dilahirkan bersama rejekinya. Pemikiran itu memang benar adanya, tetapi apabila semua orang berusaha untuk mendapatkannya rejeki itu, lahir hidup dan mati tanpa berkarya itu yang menjadi masalah. Beban yang ditanggung oleh negara adalah pendidikan, sebagian daerah masih ada pemuda yang berorientasi sehabis langsung kerja yang mengandalkan kekuatan otot saja hanya dapat mengangkat beban dan dapat bertahan bekerja seharian itu menjadi andalan. Apakah itu mampu bersaing di era globalisasi ini?
Proyek Jati Gede merupakan lapangan pekerjaan yang sangat potensial di Sumedang. Insvestor yang kelahirannya didaratan Cina meminta agar pekerjanya memiliki sarat dapat mengofrasikan alat berat dan bisa berbahasa mandarin. Sedangkan para pekerja kita masih kuli kasar dengan mengandalkan otot.
Dengan populasi yang semangkin meningkat kebutuhan pangan dan bahan bakar pun menjadi meningkat. Sedangkan daratan bukannya membesar malah ada salah satu pulau yang terindikasi menghilang. Coba kita perhatikan daerah sekitar kita berapa pohon yang ditebang, berapa pohon yang tumbuh, berapa meter ketinggian gunung, masih adakah kunang-kunang didesa, berapa liter air yang memenuhi bak mandi, berapa orang yang berdiri di bus damri di Bandung, dan banyak lagi yang harus kita pertanyakan yang diakibatkan oleh banyaknya populasi. Selain itu kita perlu memperhatikan limbah, polusi dan efek dari semua itu. Bayi pada saat ini hampir sama menghisap 1 bungkus roko ketika di perika, penyakit pun renkarnasi berkembang menjadi virus mematikan seiring dengan teknologi. Kita selalu menganggap sepele ketika ada yang batuk di angkutan umum padahal siapa tau tbc, berapa jenis virus yang keluar dari mulut dan menyebar. Lalu pulang kerumah dan lalu disebarkan lagi di keluarga.
Kita melihat pada hutan masyarakat Indonesia masih merasa tenang dan santai saja ketika penebangan pohon pun masih digalakan, itu sama saja kita telah memasang bom waktu yang tidak kita sadari kejadian yang sudah berlalu. Tanah rencong pada tahun 2004 mengalami kejadian sunami bom waktu yang kita tanam itu sudah meledak, menurut penelitian terindikasi bahwa diakibatkan oleh pergeseran tanah di dasar laut yang disebabkan pengeboran minyak. Begitu juga ditanah jawa dihiasi Lumpur yang menenggelamkan desa-desa disebabkan oleh jarum raksasa, benarkah ini takdir? kita hanya melihat dan mendengar tidak tau siapa yang harus disalahkan. Hutan yang terbakar di Kalimantan sehingga mengekspor asap ke Negara Malaysia dan Brunai itu diakibatkan oleh pembakaran ladang untuk lahan sawit sehingga merambat kehutan.
Semua telah terjadi dan kita tidak mungkin mengembalikan waktu berlalu. Mari kita bercermin dari kesalahan yang terjadi. Jangan katakan kenapa tetapi katakanlah bagai mana mengatasinya, menyukai tanaman merupakan langkah awal untuk melihat kedepan dan jangan merasa risi dengan kegelapan dikarenakan pohon tetapi kita pikirkan kedepan apa manfaat pohon tersebut. Tuhan telah menciptakan bumi berserta isinya untuk dimanfaatkan bukan untuk dihancurkan. Melihat masa depan adalah hal yang terbaik agar anak dan cucu kita tidak sengsara. Sadar sekarang lakukan sekarang.

Bendera Partai Kembali Dikibarkan

Setelah pilkada bulan mei 2008 lalu Sumedang dihadapkan kembali pada partai politik yang dimana tahun 2009 yang akan datang telah menanti pemilihan presiden. Kini partai politik baru bermunculan kembali seiring dengan jumlah remaja yang meningkat yang baru memiliki hak pilih. Partai politik merupakan alat yang baik untuk mencapai tujuan dengan didasari pandangan elit politiknya bahwa rakyat perlu dibimbing dan dibina untuk mencapai stabilitas yang utuh. Oleh karena itu partai politik merupakan suatu kelompok yang terorganisir anggota-anggotanya yang mempunyai orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang sama. Seperti halnya selogan bhineka tunggal ika yang dimana memiliki tiga versi penafsiran yaitu pertama berbeda-beda tetapi sama, kedua sama tetapi berbeda-beda dan ketiga berbeda dan sama bisa saja. Kalau direnungkan disini letak persoalan reformasi Indonesia. Untuk mencegah disintregasi, harus diciptakan kebudayaan bersama yang berbeda-beda, atau berbeda tapi sama, atau sama dan beda boleh saja. Terserah maupilih yang mana. Yang penting, jangan memaksakan tafsiran mana yang paling benar yang paling harus diikuti. Sama halnya kita juga tidak mungkin memaksakan satu strategi kebudayaan. Kenapa tidak untuk menyambut partai baru.
Pada saat ini 18 partai baru beberapa di antaranya cukup dikenal. Yaitu Partai Hati Nurani Rakyat yang mengusung mantan Panglima TNI Wiranto. Partai Gerakan Indonesia Raya yang di sebut-sebut mencalonkan mantan Panglima Komando Strategi dan Cadangan TNI Angkatan Darat Prabowo Subianto. Partai Demokrasi Pembaharuan yang diisi para mantan fungsionaris PDIP. Pengumuman ini dibacakan langsung Ketua Umum KPU, Abdul Hafiz Anshary, di Kantor Pusat KPU, Jakarta Pusat. Tujuh partai dinyatakan lolos berdasarkan pasal 315 Undang-Undang Pemilu. Antara lain Partai Golongan Karya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, serta Partai Keadilan Sejahtera. Ketujuh partai ini memenuhi electrolal treshold sebesar tiga persen suara di parlemen. Sedangkan sembilan partai langsung lolos karena memenuhi syarat pasal 316 UU Pemilu. Mereka lolos karena mempunyai wakil di parlemen. Kesembilan partai itu antara lain Partai Bintang Reformasi, Partai Damai Sejahtera, Partai Bulang Bintang, Partai Demokrasi Kebangsaan, Partai Pelopor, Partai Karya Peduli Bangsa, PNI Marhaenisme, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, dan Partai Penegak Demoksrasi Indonesia.
Bendera-bendera partai politik berkibar menghiasi pinggir jalan jembatan pasifik melambai-lambai seperti mengajak “ayo pilihlah kami, mari kita bangun bangsa bersama-sama”. Bendera itu menjadi bahan perhatian sopir dan pengguna jalan prabugeusan ulun. Bendera tersebut antara lain partai besar yang mengisinya yaitu PDIP, PPP, dan partai baru seperti HANURA, PPRN. Warna pelangi itu indah begitu juga partai politik mewarnai Indonesia yang memiliki warna yang mempengaruhi karakteristik masing-masing partai politik. Diantaranya warna merah menunjukan keberanian, warna kuning melambangkan keagungan, hijau menunjukan kedamaian, putih kebersihan dan banyak lagi warna yang memiliki makna tersendiri yang dipancarkan oleh masing-masing partai politik. Kalau bisa jangan sampai cuman satu partai politik untuk memikirkan nasib bangsa ini. Jangan sampai ada satu macam keadilan rakyat, satu macam pembangunan negeri, satu macam kesejahteraan, satu macam pendapat atau pemikiran, dan satu macam kebenaran. Lebih penting lagi kita jangan menyalahkan satu pihak. Justru kita harus terima lengkap dengan segala kekurangan dan kelebihan. Terkecuali yang harus dicemaskan adalah bakal calon yang mengacaukan bangsa.
Pepatah mengatakan ketakutan adalah pengetahuan yang kurang lengkap. Memang benar adanya, kita takut pada hantu karena kita tidak tahu keberadaan ada atau tidaknya, kita takut pada perampok karena kita tidak mengenalnya. Bila kita dapat mengendalikan dan memanfaatkannya, bahkan kepada harimau pun kita tidak takut. Yang menjadi kita takut akan takut seragam dan takut berbeda. Sepertihalnya kejadian pada sekarang ada penyimpangan agama yang merekap ulang agama islam. Entah apa yang mendasari pemikiran aliran sesat tersebut apa mereka takut sama ataukah takut berbeda? Untuk partai politik itu sahsaja seperti yang telah dibahas diatas kita harus berbeda tetapi tidak menutupi perubahan (statis) karena kita ditanah air yang sama tanah Indonesia untuk bersama-sama membangun negeri adalah kewajiban untuk semua kalangan.

15 Juli 2008

Sejarah Sumedang

Pada mulanya Kabupaten Sumedang adalah sebuah kerajaan di bawah kekuasaan Raja Galuh. Didirikan oleh Prabu Geusan Ulun Adji Putih atas perintah Prabu Suryadewata sebelum Keraton Galuh dipindahkan ke Padjadjaran, Bogor. Seiring dengan perubahan zaman dan kepemimpinan, nama Sumedang mengalami beberapa perubahan. Yang pertama yaitu Kerajaan Tembong Agung (Tembong artinya nampak dan Agung artinya luhur) dipimpin oleh Prabu Guru Adji Putih pada abad ke XII. Kemudian pada masa zaman Prabu Tadjimalela, diganti menjadi Himbar Buana, yang berarti menenrangi alam, dan kemudian diganti lagi menjadi Sumedang Larang (Sumedang berasal dari Insun Medal/Insun Medangan yang berarti aku dilahirkan, dan larang berarti sesuatu yang tidak ada tandingnya).

Sumedang Larang mengalami masa kejayaan pada waktu dipimpin oleh Pangeran Angka Wijaya dan Prabu Geusan Ulun sekitar tahun 1578, dan dikenal luas hingga ke pelosok Jawa Barat dengan daerah kekuasaan meliputi wilayah Selatan sampai dengan Samudera Hindia, wilayah Utara sampai Laut Jawa, wilayah Barat sampai dengan kali Cisadane, dan wilayah Timur sampai dengan kali Cipamali.

Sumedang mempunyai ciri khas sebagai kota kuno khas di Pulau Jawa, yaitu terdapat Alun-alun sebagai pusat yang dikelilingi Mesjid Agung, rumah penjara, dan kantor pemerintahan. Di tengah alun-alun terdapat bangunan yang bernama Lingga, tugu peringatan yang dibangun pada tahun 1922. Dibuat oleh Pangeran Siching dari Negeri Belanda dan dipersembaghkan untuk Pangeran Aria Suriaatmadja atas jasa-jasanya dalam mengembangkan Kabupaten Sumedang. Lingga diresmikan pada tanggal 22 Juli 1922 oleh Gubernur Jenderal Mr. D. Folk Sampai saat ini Lingga dijadikan lambang daerah Kabupaten Sumedang dan tanggal 22 April diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Sumedang.

Suhu Udara di Sumedang Cenderung Meningkat Panas

Suhu udara di Kab. Sumedang belakangan cenderung meningkat panas, bahkan lebih panas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, khususnya pada musim kemarau. Hal itu diduga berkaitan dengan makin luasnya lahan kritis yang mencapai 27.677 hektare. Dari luasan itu, 7.800 lebih kritis dan 986 sangat kritis, termasuk di daerah galian C Gunung Tampomas.

Menurut keterangan yang diperoleh "PR", Senin (8/11), dari 152.000 hektare luas wilayah Kab. Sumedang, lahan kritis itu tercatat 27.677,77 hektare. Meliputi, 8.246,40 hektare kategori potensial kritis, 10.554,74 hektare agak kritis, 7.890,51 hektare kritis, dan 986 hektare sangat kritis.

"Lahan kritis tersebut tersebar di sejumlah tempat, termasuk eks areal galian C Gunung Tampomas, yang sementara ini dinilai cukup serius. Karena itu pula, pihak pemda harus lebih tegas dalam pengelolaan kawasan hutan, terutama yang kondisinya kian rusak, seperti di daerah galian C yang nyaris tidak ada upaya reklamasi," jelas sumber di lingkungan Pemda Sumedang.

Diakui Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kab. Sumedang Ir. Drs. Dedi Supriatdi, pihaknya harus konsentrasi terhadap persoalan ini dan menuntut keseriusan semua pihak. "Memang, lahan kritis cukup luas. Akibat banyaknya lahan kritis itu, suhu udara di Sumedang, kini rasanya sudah seperti di wilayah pantura (Karawang dan Indramayu)," jelasnya.

Sementara itu, upaya yang dilaksanakan pemerintah guna mengatasi persoalan lahan kritis, lanjut Dedi, sebagaimana diamanatkan dalam rencana strategis daerah (renstrada) Kab. Sumedang 2003-2008, pada akhir 2008 hasil minimal yang dicapai harus tertangani 80%. Sementara itu, target untuk mewujudkan hutan lindung yang harus dicapai pada akhir 2008, yakni 49% dari 60.659,82 hektare hutan yang ada di wilayah Kab. Sumedang.

Menurut Dedi, dari 60.659,82 hektare luas hutan di Kab. Sumedang, 14.150 hektare di antaranya merupakan hutan rakyat, dan 46.509,82 hektare hutan negara yang terdiri dari 27.684,94 hektare hutan produksi, 8.823,48 hektare hutan lindung, 8.624,8 hektare taman buru, serta 1.376,6 hektare taman wisata alam dan cagar alam. Adapun bentuk teknis dalam penanganan lahan kritis, kata Dedi, di samping melalui upaya reboisasi dan reklamasi yang melibatkan komponen masyarakat, juga diperlukan kontrol dan pengawasan yang ketat terhadap kawasan hutan. Untuk itu, keterlibatan dan rasa memiliki masyarakat sekitar kawasan hutan perlu dibina dan dikembangkan dalam bentuk kemitraan.

Dilikuidasi

Ditambahkannya, pola kemitraan yang telah berlangsung beberapa tahun terakhir antara Dishutbun Sumedang dengan masyarakat, di antaranya telah diwujudkan dalam bentuk kelompok tani. Di Kab. Sumedang, kini tercatat 411 kelompok tani penghijauan (KTP) dan 65 kelompok tani hutan (KTH), dan mereka senantiasa dilibatkan dalam berbagai program kegiatan yang berkaitan dengan hutan.

Dishutbun sendiri, diakui Dedi, jika mengacu pada Perda No. 48 Tahun 2000, di samping memiliki peranan yang sangat strategis, juga memikul tanggung jawab yang berat dan kompleks karena terdapat 11 kewenangan yang menjadi beban dalam lingkup kerjanya. Di antara kewenangannya itu, termasuk pengendalian dan rehabilitasi lahan pada daerah aliran sungai (DAS), dan menyusun perencanaan makro di bidang kehutanan dan perkebunan.

Demikian juga masalah pengawasan pupuk, pestisida, dan benih tanaman, serta perizinan pemanfaatan hasil hutan, juga di bawah kendali instansi ini. Sehingga, apabila PT Perhutani hendak melakukan penebangan pada areal hutan produksi, yang berhak mengeluarkan perizinannya adalah Dishutbun.

Menanggapi rencana Pemkab Sumedang tentang SOTK (susunan organisasi tata kerja) baru yang akan diaplikasikan mulai 2005, di mana Dishutbun akan dilikuidasi dan kewenangannya didistribusikan ke Dinas Pertanian serta Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), Dedi menyatakan menyerahkan sepenuhnya kepada bupati Sumedang. "Itu merupakan kewenangan bupati dan DPRD, terserah bagaimana kebijakan yang diambil nanti," katanya.

Ia sendiri berpendapat kalau bidang perkebunan tidak menjadi soal untuk digabung dengan instansi lain jika suatu saat terjadi likuidasi atas Dishutbun. Namun, untuk bidang kehutanan dengan lingkup kerja dan tanggung jawabnya yang relatif luas, perlu suatu kajian komprehensif.

Apalagi, jika kemudian kelembagaannya hanya ditangani setingkat subdinas (subdin). Menurut informasi, jika Dishutbun dilikuidasi, bidang kehutanan akan digabung dan menjadi salah satu subdinas pada Distamben, sedangkan bidang perkebunan akan menjadi salah satu subdin pada Dinas Pertanian

pesan dari seseorang yang mencintai ku

Sekarang, pagi mulai datang tepatnya ini jam 2:19 tanggal 13 juni 2008. Tak terasa waktu meninggalkan kita mungkin bulan juni adalah bulan yang kedelapan semenjak pertama kita bertemu. Pagi ini entah apa yang membawa a kedalam hayalan yang akan datang, cerita demi cerita a denger, mencoba masuk kedalam cerita itu begitu berat dan bukan untuk orang sembarang cobaan itu ada hanya untuk wanita yang keras hatinya. Zn punya rasa sayang yang begitu besar, zn punya rasa yakin dan zn punya rasa2 lain yang orang lain miliki, tetapi kamu tuh rapuh seperti yang slalu a bilang filosofis anak muda tuh kaya batu yang masih muda yang dengan hanya digenggam saja hancur, dan itulah jangan menutupi segala ilmu, pelajarilah apa yang tidak seharusnya kau pelajari. Kontrol diri juga harus diperhatikan, jangan makan ketika kau lapar, jangan minum ketika kau haus, jangan mencari uang ketika kau butuh uang. Coba lah apa makna yang terkandung dalam pepatah orang tua itu. Makanya a sarankan JANGAN PERNAH BERHENTI BELAJAR.

Entah apa atau bagaimana menjalankan ini. a telah masuk kedalam tekateki yang belum ada satu jawabanpun yang tepat untuk a jawab, karena kenapa? A hadir untuk tiada. seandainya kau hadir sebelum buah stroberi itu ku tanam, aku tak bisa kuhancurkan semua tumbuhan2 itu. Mungkin kau lebih tau karena mungkin kau wanita yang lembut hatinya. Mungkin kata maaf itu sudah menjadi makanan yang sangat pahit dan bukan obat lagi untuk hari ini, tetapi a ga bakalan bilang itu. Kita sadar bukan sabar tetapi nafsu yang menjadi penyesalan. karena hanya satu yang a pingin ucapkan yaitu “SEMANGAT”. Karena hidup di dunia ini adalah tempat untuk belajar, kesalahan adalah hal yang wajar tetapi menjadi tidak wajar apabila kita mengangkat tangan.

Ingat dan terapkan bahwa kita jangan terus-terusan menggunakan otak kanan yang selalu menggunakan perasaan, seimbangkanlah dengan mengimbuhi otak kiri sebagai emosional. Sadar sekarang lakukan sekarang.

Mungkin a ga akan bosen mengingatkan zn untuk berorientasi kedepan bahwa kita takan selalu bersama. A ga mau menjadi beban walau itu sudah terjadi saat ini tapi sedikitnya dapat disadari. Tak ada kegembiraan ketika orang yang disayangi itu meninggalkan kita, itu benar dan a merasakan hal itu. Begitu berat untuk ditinggalkan begitu juga berat untuk meninggalkan benar kata orang bijak bilang bahwa “Love like a war, easy to start difficult to end”. Tp kita harus bisa keluar dari peperangan ini, kita dapat berbagi walau kita tidak bersama lagi, kita dapat memberi kepada orang yang dekat sama kita. A bukanlah apa2, kita cuman sering bertemu saja dan rasa sayang itu muncul karena kenyamanan. Liat mr. Eti walaupun dia tidak punya anak tetapi dia merasa mempunyai banyak anak, dia tidak pernah kelihatan sedih karena kenapa? Karena dia memiliki ilmu yang bermanfaat. Jangan katakan zn ga mau menjadi guru y. coba lagi zn baca novel aku terlahir 800 gr dan buta ketika misyuki buta semenjak lahir tetapi dia bisa melihat dengan tangannya dan bisa bersepedah dengan keinginannya. Jadi kesimpulannya adlah ketika a ga ada zn harus yakin suatu saat nanti pasti ada penggantinya entah siapa itu. A bukan ga mau menjalankanya, Bukan a ga mau pengakuan zn sebagai apa dan bagai mana yang membuat zn sakit dan benci mungkin, tetapi a ga bisa apa2 cuman yang a bisa menunggu musim kemarau datang.

Zn untuk menjadi fahri a siap tetapi apakah niki mau dijadikan aissyah dalam hidup ini? Oh... a ga kebayang dengan semua itu. Imam pun ga bisa, a masih belum punya pengikat untuk itu. Tau ga begitu susahnya bersikat adil dan keadilan itu hanya ada pada tuhan.

Inget kita tidak boleh seperti beo yang mengikuti apa yang diucapkan majikannya. Dan jangan terlalu melihat sinetron. A hanya punya keyakinan bahwa besar kebahagian yang kelak zn dapetkan. Jika kau jawab “itu bohong masa depan akan suram contohnya kemarin” hanya pemikiran sempit apa bila mengkleim jawaban itu benar. Perlu di ingat bahwa kitaharus optimis. Tapi hanya satu lagi yang zn harus punya adalah lapang dada jangan ngarembet seperti listrik apabila punya kekesalan. Jangan kau ungkapkan kekesalan itu dengan mengerutkan dahi kepada orang lain lebih baik senyum lebar untuk tidak menunjukan masalah itu. Senyuman dapat menghadirkan banyak teman ketimbang kita mengerutkan dahi.

Seandainya semua teori itu mudah untuk di praktekan, mungkin ga bakalan ada orang yang memiliki sifat seperti suzzan ini. Sebenernya apa yang salah? Rasa sayang ini ga pernah zan minta sebelumnya, tapi semua itu karna sifat zan yang susah untuk jatuh cinta. Zan ga pernah bisa membagi rasa sayang ini, karna rasa ini hanya untuk satu orang, dan sekarang orang itu adalah a. sebenernya zan juga punya keinginan buat terlepas dari a, terlepas dari semua tentang a. tapi itu semua butuh waktu yang sangat lama, dan zan juga ga mau a terus terbebani dengan masalah ini. Zan ngerti banget perasaan a dan posisi a sekarang. Tapi rasa egois ini selalu tidak mau mengalah apalagi mengerti. Zan bahagia a masih bisa berbagi waktu buat zan. Meskipun ada kebahagiaan lain yang zan impikan.

Bener kata a. keinginan itu adalah sumber penderitaan. A tau keinginan zan apa? Zan pengen a jadi orang yang terakhir yang zan sayangin. Dan zan ga mau ada orang lain lagi masuk ke dalam kehidupan zan. A tau knapa? Zan ga mau nangis lagi, zan ga mau kehilangan lagi. Zan juga pengen memiliki a utuh. Tapi itu emang ga mungkin, zan juga sadar itu. Bodoh kalo a ninggalin pohon stroberi itu, dan memilih rumput liar yang tidak menghasilkan apa2!! Zan sayang a. dan mungkin a ga bakalan pernah tau segimana besarnya sayang zan ke a.

Zan suka lagu “sempurna”. Karna a adalah sempurna buat zan. A tau ga? Zan takut kalo hari itu akhirnya akan tiba. Hari dimana zan ga bisa lagi ngerasain hangatnya pelukan a. zan ga bisa nyentuh wajah a lagi. zan ga bisa denger nasehat a. zan ngerasa nyaman waktu a ngegenggam tangan zan. Akhirnya zan punya pelindung, zan punya penyemangat, meskipun semua itu ga bakalan bertahan lama.

Bagaimana aku akan berkata

Slamat tinggal kepada seseorang

Yang tidak pernah aku miliki?

Kenapa tetes air mata jatuh

Demi seseorang

Yang tidak pernah menjadi kepunyaanku?

Kenapa aku mencintai seseorang

Yang cintanya tak pernah untuk ku?

Alasan

aku mau berbagi tentang kesalahan yang kulakuan hari ini. sekarang aku merasa tidak seperti dulu kepercayaan diri pun meningkan sehingga membuat jiji dengan percaya diri ini. sekarang aku sebagai ketua senat, mungkin kebanyakan orang sebagai orang penting itu enak?
benar bagi orang yang mengalami banyak kegagalan tetapi aku baru kali ini mengalami kegagalan.
kebiasaan ku mengeluh yaitu masalah waktu. Mereka yang tidak tau tentang
oh ya ...
aku membuat alasan yang bisa ku lakukan yaitu aku sibuk.
itu bukan alasan saja tetapi benar adanya, utnuk seusia ku hari ini mereka ga percaya. kenapa orang yang dikasih penjelasan tidak mengerti?
malah dia menyalahkan ku & membandingkan dengan dirinya.
aku kesal mungkin dia tidak tau aku bagai mana diluar sana jauh dari pandangan yang normal. menganggap bahwa aku pemalas, terserah!
di pikir lagi kenapa kau menyalahkan waktu?
ternyata waktu tidak salah aku sadar kesibukan bukan sebuah alasan. tetapi sebuah bumerang kalau saja itu menjadi alasan.
jangan buat alasan karena sibuk. akuilah bahwa kita belum bisa, itu lebih baik.
karena manusia indonesia sedang krisis kepercayaan.

Untuk Amarah ku

Janganlah kau ungkapkan rasa kesal atau benci dengan menyakiti orang lain.
berteriaklah dan jatuhkan air mata mu bira perlu
itu lebih baik dari pada menyakiti apa yang tidak seharusnya kau sakiti.
matang-matang sebelum menanak nasi
jangan sampai nasi itu tidak enak untuk kau makan.
tulis jika kau temui catatan
baca ketika ada buku